Apa keunggulan dan kekurangan mobil listrik?

Mobil listrik memiliki keunggulan dibandingkan dengan mobil yang menggunakan BBM?

author photo
A- A+
Share:

mobil listrik | mobilsia.com
Mobil listrik merupakan jenis kendaraan yang menggunakan baterai sebagai sumber tenaga untuk menggerakkan roda. 

Baterai mobil listrik ini diisi ulang dengan menghubungkan mobil ke sumber listrik, seperti stop kontak atau pengisian cepat. 

Mobil listrik tidak mengeluarkan emisi gas buang selama digunakan, sehingga lebih ramah lingkungan dibandingkan mobil yang menggunakan bahan bakar fosil atau yang biasa dikenal di Indonesia Bahan Bakar Minyak (BBM).

Lantas apa keunggulan dan kekurangan mobil listrik? berikut ulasannya yang dirangkum mobilsia.com Minggu (22/1/2023), dari berbagai sumber:

Keunggulan

Mobil listrik memiliki beberapa keunggulan dibandingkan dengan mobil yang menggunakan BBM, di antaranya:

  • Ramah lingkungan: Mobil listrik tidak mengeluarkan emisi gas buang, sehingga tidak menyumbang pada pemanasan global dan pencemaran udara.
  • Biaya operasional yang lebih rendah: Biaya perawatan mobil listrik lebih rendah dibandingkan dengan mobil yang menggunakan BBM, seperti perawatan mesin dan biaya bahan bakar.
  • Performa yang lebih baik: Mobil listrik menawarkan performa yang lebih baik dibandingkan dengan mobil yang menggunakan BBM, karena tidak ada masalah dengan transmisi atau perpindahan gigi.
  • Suara yang lebih sedikit: Mobil listrik lebih tenang dibandingkan dengan mobil yang menggunakan BBM, karena tidak ada suara mesin yang berisik.

Kekurangan

Mobil listrik memiliki beberapa kekurangan dibandingkan dengan mobil yang menggunakan BBM, diantaranya:

  • Jarak tempuh yang terbatas: Jarak tempuh mobil listrik terbatas oleh kapasitas baterai, sehingga dibutuhkan pengisian ulang baterai yang lebih sering dibandingkan dengan mengisi bahan bakar pada mobil yang menggunakan BBM.
  • Waktu pengisian yang lama: Waktu pengisian baterai mobil listrik bisa cukup lama, tergantung dari kapasitas baterai dan jenis pengisi yang digunakan.
  • Biaya pembelian yang tinggi: Biaya pembelian mobil listrik masih cukup tinggi dibandingkan dengan mobil yang menggunakan BBM.
  • Infrastruktur pengisian yang terbatas: Infrastruktur pengisian mobil listrik masih terbatas di beberapa wilayah, sehingga dapat menjadi masalah untuk menemukan tempat pengisian yang dekat dengan lokasi kita.
  • Masalah dalam pembuatan baterai: Pembuatan baterai mobil listrik masih memiliki masalah dari elemen bahan baku.

Apakah mobil listrik sebagai mobilitas masa depan ?

Mobil listrik dianggap sebagai salah satu solusi mobilitas masa depan karena beberapa alasan, diantaranya:

  • Ramah lingkungan: Mobil listrik tidak mengeluarkan emisi gas buang, sehingga sangat cocok dalam upaya mengurangi pencemaran udara dan pemanasan global.
  • Efisiensi energi: Mobil listrik mengkonversi energi listrik dengan efisiensi yang lebih tinggi dibandingkan dengan mobil yang menggunakan BBM.
  • Biaya operasional yang lebih rendah: Biaya perawatan mobil listrik lebih rendah dibandingkan dengan mobil yang menggunakan BBM, seperti perawatan mesin dan biaya bahan bakar.
  • Performa yang lebih baik: Mobil listrik menawarkan performa yang lebih baik dibandingkan dengan mobil yang menggunakan BBM, karena tidak ada masalah dengan transmisi atau perpindahan gigi.
  • Dukungan pemerintah: Beberapa negara memberikan insentif untuk membeli mobil listrik seperti pajak rendah, pengurangan biaya parkir, atau akses prioritas di jalan raya, yang dapat membantu meningkatkan kesadaran dan penggunaan mobil listrik.
  • Meskipun demikian, masih ada beberapa hal yang harus diperhatikan seperti masalah dalam pembuatan baterai, infrastruktur pengisian yang terbatas, dan harga yang masih cukup tinggi yang harus diatasi agar mobil listrik dapat menjadi pilihan mobilitas yang lebih luas di masa depan.

Beberapa merek mobil listrik yang populer saat ini di antaranya:

  • Tesla: Merek mobil listrik asal Amerika Serikat yang sangat populer dan memiliki berbagai model yang ditawarkan, mulai dari sedan, SUV hingga Bus.
  • Nissan: Merek mobil listrik asal Jepang yang menawarkan model Leaf, yang merupakan salah satu mobil listrik paling laris di dunia.
  • BMW: Merek mobil listrik asal Jerman yang menawarkan berbagai model yang ditawarkan, mulai dari sedan, SUV hingga hatchback.
  • Renault: Merek mobil listrik asal Prancis yang menawarkan model Zoe, yang merupakan salah satu mobil listrik paling populer di Eropa.
  • Volkswagen: Merek mobil listrik asal Jerman yang menawarkan berbagai model seperti ID.3 dan ID.4.
  • Chevrolet: Merek mobil listrik asal Amerika Serikat yang menawarkan model Bolt EV
  • Porsche: Merek mobil listrik asal Jerman yang menawarkan model Taycan
  • Jaguar: Merek mobil listrik asal Inggris yang menawarkan model I-PACE
  • Audi: Merek mobil listrik asal Jerman yang menawarkan model e-Tron
  • Hyundai: Merek mobil listrik asal Korea Selatan yang menawarkan model Kona Electric
  • Wuling: Merek mobil listrik asal China dengan Wuling Air ev merupakan mobil listrik pertama Wuling yang mengusung desain future-tech, kini mobil berukuran mini ini hadir di pasar Inodnesia.

Itulah hanyalah beberapa dari banyak merek mobil listrik yang tersedia di pasar saat ini, dan masih banyak lagi merek lain yang menyediakan model mobil listrik untuk pasar global.

So, jika sobat mobilsia.com kehabisan daya baterai bisa cari pengisian daya terdekat di halaman member mobilitas klik fitur icon SPKLU.

Share:
Komentar
Komentar sepenuhnya tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Banner Responsive
Terkini